Seketika ku sadar..
Ada banyak hal yang benar-benar tak bisa ku pahami..
Yaitu ketika bicara, benarkah dari hati?
Ketika ceria, apakah itu gambaran jiwanya?
Ya, seperti pepatah bilang,
Dalamnya lautan masih bisa diukur,
Tetapi dalamnya hati siapa tau bukan?
Seperti itulah hati kita kali ini,
Tentang sosok-sosok yang ku kira baik hati,
Lalu tiba-tiba pergi,
Tanpa kesan.. tanpa pesan..
Ku tahu, ku terlalu naif,
Terima semuanya mentah-mentah..
Yang entah itu tulus atau palsu..
Yang ku tahu, ku coba berfikir lurus,
Bahwa ia sungguh baik, jujur, dan apa adanya..
Dan ku mencoba yakin,
Bahwa suatu hari nanti,
Semua kan jauh lebih baik,
untuk setiap cerita, untuk setiap bait kata..
Yang akan menghubungkan kembali kata "sahabat" ini...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar