Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.
Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi.
Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur’an,
“…Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (QS. An Nuur, 24:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik.
Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.
Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur’an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur’an, sesungguhnya adalah “Guruh”. Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.
Minggu, 09 September 2012
Kekuatan Tersembunyi Petir
Satu kilatan petir menghasilkan listrik lebih besar daripada yang dihasilkan Amerika.
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.
Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi.
Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur’an,
“…Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (QS. An Nuur, 24:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik.
Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.
Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur’an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur’an, sesungguhnya adalah “Guruh”. Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.
Di malam hari, saat hujan deras, langit tiba-tiba menyala, tak lama kemudian disusul oleh suara menggelegar. Tahukah Anda bagaimanakah petir luar biasa yang menerangi langit muncul? Tahukah Anda seberapa banyak cahaya yang dipancarkannya? Atau seberapa besar panas yang dilepaskannya?
Satu kilatan petir adalah cahaya terang yang terbentuk selama pelepasan listrik di atmosfer saat hujan badai. Petir dapat terjadi ketika tegangan listrik pada dua titik terpisah di atmosfer – masih dalam satu awan, atau antara awan dan permukaan tanah, atau antara dua permukaan tanah – mencapai tingkat tinggi.
Kilat petir terjadi dalam bentuk setidaknya dua sambaran. Pada sambaran pertama muatan negatif (-) mengalir dari awan ke permukaan tanah. Ini bukanlah kilatan yang sangat terang. Sejumlah kilat percabangan biasanya dapat terlihat menyebar keluar dari jalur kilat utama. Ketika sambaran pertama ini mencapai permukaan tanah, sebuah muatan berlawanan terbentuk pada titik yang akan disambarnya dan arus kilat kedua yang bermuatan positif terbentuk dari dalam jalur kilat utama tersebut langsung menuju awan. Dua kilat tersebut biasanya beradu sekitar 50 meter di atas permukaan tanah. Arus pendek terbentuk di titik pertemuan antara awan dan permukaan tanah tersebut, dan hasilnya sebuah arus listrik yang sangat kuat dan terang mengalir dari dalam jalur kilat utama itu menuju awan. Perbedaan tegangan pada aliran listrik antara awan dan permukaan tanah ini melebihi beberapa juta volt.
Energi yang dilepaskan oleh satu sambaran petir lebih besar daripada yang dihasilkan oleh seluruh pusat pembangkit tenaga listrik di Amerika. Suhu pada jalur di mana petir terbentuk dapat mencapai 10.000 derajat Celcius. Suhu di dalam tanur untuk meleburkan besi adalah antara 1.050 dan 1.100 derajat Celcius. Panas yang dihasilkan oleh sambaran petir terkecil dapat mencapai 10 kali lipatnya. Panas yang luar biasa ini berarti bahwa petir dapat dengan mudah membakar dan menghancurkan seluruh unsur yang ada di muka bumi.
Perbandingan lainnya, suhu permukaan matahari tingginya 700.000 derajat Celcius. Dengan kata lain, suhu petir adalah 1/70 dari suhu permukaan matahari. Cahaya yang dikeluarkan oleh petir lebih terang daripada cahaya 10 juta bola lampu pijar berdaya 100 watt. Sebagai pembanding, satu kilatan petir menyinari sekelilinginya secara lebih terang dibandingkan ketika satu lampu pijar dinyalakan di setiap rumah di Istanbul. Allah mengarahkan perhatian pada kilauan luar biasa dari petir ini dalam Qur’an,
“…Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.” (QS. An Nuur, 24:43)
Kilatan yang terbentuk turun sangat cepat ke bumi dengan kecepatan 96.000 km/jam. Sambaran pertama mencapai titik pertemuan atau permukaan bumi dalam waktu 20 milidetik, dan sambaran dengan arah berlawanan menuju ke awan dalam tempo 70 mikrodetik. Secara keseluruhan petir berlangsung dalam waktu hingga setengah detik.
Suara guruh yang mengikutinya disebabkan oleh pemanasan mendadak dari udara di sekitar jalur petir. Akibatnya, udara tersebut memuai dengan kecepatan melebihi kecepatan suara, meskipun gelombang kejutnya kembali ke gelombang suara normal dalam rentang beberapa meter. Gelombang suara terbentuk mengikuti udara atmosfer dan bentuk permukaan setelahnya. Itulah alasan terjadinya guntur dan petir yang susul-menyusul.
Saat kita merenungi semua perihal petir ini, kita dapat memahami bahwa peristiwa alam ini adalah sesuatu yang menakjubkan. Bagaimana sebuah kekuatan luar biasa semacam itu muncul dari partikel bermuatan positif dan negatif, yang tak terlihat oleh mata telanjang, menunjukkan bahwa petir diciptakan dengan sengaja. Lebih jauh lagi, kenyataan bahwa molekul-molekul nitrogen, yang sangat penting untuk tumbuhan, muncul dari kekuatan ini, sekali lagi membuktikan bahwa petir diciptakan dengan kearifan khusus.
Allah secara khusus menarik perhatian kita pada petir ini dalam Al Qur’an. Arti surat Ar Ra’d, salah satu surat Al Qur’an, sesungguhnya adalah “Guruh”. Dalam ayat-ayat tentang petir Allah berfirman bahwa Dia menghadirkan petir pada manusia sebagai sumber rasa takut dan harapan. Allah juga berfirman bahwa guruh yang muncul saat petir menyambar bertasbih memujiNya. Allah telah menciptakan sejumlah tanda-tanda bagi kita pada petir. Kita wajib berpikir dan bersyukur bahwa guruh, yang mungkin belum pernah dipikirkan banyak orang seteliti ini dan yang menimbulkan perasaan takut dan pengharapan dalam diri manusia, adalah sebuah sarana yang dengannya rasa takut kepada Allah semakin bertambah dan yang dikirim olehNya untuk tujuan tertentu sebagaimana yang Dia kehendaki.
Bisakah Manusia Bertahan dari Kepunahan?
Teknologi bisa berarti bencana bagi manusia — menggiring manusia ke kepunahannya sendiri.
Manusia mampu bertahan di zaman es (ice age) dan pandemi penyakit berbahaya — hingga mampu menjadi spesies dominan di Bumi.
Manusia juga mampu beradaptasi hampir di mana saja di muka Bumi, dan memanfaatkan kekuatan alam, memecah atom dan menyambungkan DNA untuk membuat spesies baru. Namun, para ilmuwan memperingatkan, teknologi bisa berarti bencana bagi manusia — menggiring manusia ke kepunahannya sendiri.
Manusia harus belajar bijak menggunakan teknologi, misalnya untuk mencegah bencana alam seperti tumbukan asteroid. Juga bijak menghindari kemusnahan diri sendiri dengan berhati-hati menggunakan bioteknologi dan nanoteknologi.
“Saat sebuah peradaban memiliki kekuatan luar biasa dalam mengendalikan alam, memanipulasinya, dan semakin kuat dalam hal peralatan dan kemampuan, risikonya makin besar,” kata antropolog sosial dan direktur Global Warming Policy Foundation di London, Inggris, seperti dimuat laman LiveScience.
Teknologi membuat manusia menjadi superior dalam jangka panjang, namun sejarah membuktikan ini bisa jadi bencana. Misalnya, perang nuklir di era perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Atau saat Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak akibat bom atom. Namun, nuklir bukan satu-satunya teknologi bermata dua.
***
“Tantangan terbesar yang kita miliki adalah bahwa teknologi berkembang dengan kecepatan eksponensial. Artinya, kemampuan mempengaruhi dunia dan masyarakat secara keseluruhan beralih, dari entitas pemerintah ke sekelompok orang, bahkan individu,” kata Peter Diamandis, Ketua dan CEO X Prize Foundation.
Teknologi memungkinkan hampir semua orang untuk mengubah dunia dalam waktu dekat, untuk lebih baik atau justru lebih buruk.
Sebagai contoh, peta digital sekuens DNA dan peralatan laboratorium yang lebih murah memungkinkan individu mendesain organisme sintetis baru yang bisa merevolusi dunia pengobatan atau era baru energi bersih.
Sebaliknya, itu bisa memberi ruang para individu untuk menyebarkan penyakit baru yang mematikan — versi rekayasa ulang virus influenza 1918 yang menewaskan 50 juta orang.
Menurut Diamandis, tantangan terbesar datang dari bioteknologi. Menyusul, perkembangan nanoteknologi, dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence atau AI) — mahluk buatan manusia bisa menyaingi kecerdasan penciptanya.
Jika di masa depan, AI — dalam bentuk robot misalnya — menjadi makin cerdas dan tak terkendali, manusia mungkin menghadapi situasi yang sama berbahayanya dengan gempuran mahluk luar angkasa.
Soal ancaman dari luar planet Bumi, astrofisikawan Stephen Hawking bahkan telah mengeluarkan peringatan agar manusia tidak melakukan kontak dengan para alien — meski eksistensi mahluk luar angkasa belum dipastikan.
Namun, ancaman nyata dari laur angkasa bisa datang dalam bentuk yang lebih ‘masuk akal’ — asteroid raksasa bisa sewaktu-waktu menghantam Bumi. Manusia bisa saja bernasib sama dengan Dinosaurus, punah.
***
Salah satu tantangan terbesar yang juga dihadapi manusia saat ini adalah perubahan iklim. Para ilmuwan bahkan memperkirakan dengan perubahan iklim yang tak terkendali, manusia akan punah hanya dalam waktu 100 tahun.
Frank Fenner, ahli mikrobiologi Universitas Nasional Australia (ANU) – yang membantu melenyapkan penyakit cacar — mengatakan pada The Australia bahwa ia percaya kelebihan penduduk, perusakan lingkungan dan terutama perubahan iklim akan ‘mengunci’ nasib manusia.
Para ilmuwan mendorong manusia untuk bertindak mengurangi dampak perubahan iklim.
Menurut ahli geokimia dan ilmuwan iklim dari Columbia University Lamont-Doherty Earth Observatory, New York mengatakan solusi teknologi perubahan iklim sudah ada. Tapi Broecker skeptis pemerintah atau industri akan berusaha memperlambat naiknya kandungan karbon dioksida (CO2) ke atmosfer.
“Kenaikan CO2 tidak akan membunuh banyak orang.”Tapi itu akan mengubah ekologi planet ini, mencairkan gunung es, mengasamkan lautan, mengubah ketersediaan air dan hasil budidaya pangan.” (umi)
Manusia mampu bertahan di zaman es (ice age) dan pandemi penyakit berbahaya — hingga mampu menjadi spesies dominan di Bumi.
Manusia juga mampu beradaptasi hampir di mana saja di muka Bumi, dan memanfaatkan kekuatan alam, memecah atom dan menyambungkan DNA untuk membuat spesies baru. Namun, para ilmuwan memperingatkan, teknologi bisa berarti bencana bagi manusia — menggiring manusia ke kepunahannya sendiri.
Manusia harus belajar bijak menggunakan teknologi, misalnya untuk mencegah bencana alam seperti tumbukan asteroid. Juga bijak menghindari kemusnahan diri sendiri dengan berhati-hati menggunakan bioteknologi dan nanoteknologi.
“Saat sebuah peradaban memiliki kekuatan luar biasa dalam mengendalikan alam, memanipulasinya, dan semakin kuat dalam hal peralatan dan kemampuan, risikonya makin besar,” kata antropolog sosial dan direktur Global Warming Policy Foundation di London, Inggris, seperti dimuat laman LiveScience.
Teknologi membuat manusia menjadi superior dalam jangka panjang, namun sejarah membuktikan ini bisa jadi bencana. Misalnya, perang nuklir di era perang dingin antara Amerika Serikat dan Uni Soviet. Atau saat Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak akibat bom atom. Namun, nuklir bukan satu-satunya teknologi bermata dua.
***
“Tantangan terbesar yang kita miliki adalah bahwa teknologi berkembang dengan kecepatan eksponensial. Artinya, kemampuan mempengaruhi dunia dan masyarakat secara keseluruhan beralih, dari entitas pemerintah ke sekelompok orang, bahkan individu,” kata Peter Diamandis, Ketua dan CEO X Prize Foundation.
Teknologi memungkinkan hampir semua orang untuk mengubah dunia dalam waktu dekat, untuk lebih baik atau justru lebih buruk.
Sebagai contoh, peta digital sekuens DNA dan peralatan laboratorium yang lebih murah memungkinkan individu mendesain organisme sintetis baru yang bisa merevolusi dunia pengobatan atau era baru energi bersih.
Sebaliknya, itu bisa memberi ruang para individu untuk menyebarkan penyakit baru yang mematikan — versi rekayasa ulang virus influenza 1918 yang menewaskan 50 juta orang.
Menurut Diamandis, tantangan terbesar datang dari bioteknologi. Menyusul, perkembangan nanoteknologi, dan kecerdasan artifisial (artificial intelligence atau AI) — mahluk buatan manusia bisa menyaingi kecerdasan penciptanya.
Jika di masa depan, AI — dalam bentuk robot misalnya — menjadi makin cerdas dan tak terkendali, manusia mungkin menghadapi situasi yang sama berbahayanya dengan gempuran mahluk luar angkasa.
Soal ancaman dari luar planet Bumi, astrofisikawan Stephen Hawking bahkan telah mengeluarkan peringatan agar manusia tidak melakukan kontak dengan para alien — meski eksistensi mahluk luar angkasa belum dipastikan.
Namun, ancaman nyata dari laur angkasa bisa datang dalam bentuk yang lebih ‘masuk akal’ — asteroid raksasa bisa sewaktu-waktu menghantam Bumi. Manusia bisa saja bernasib sama dengan Dinosaurus, punah.
***
Salah satu tantangan terbesar yang juga dihadapi manusia saat ini adalah perubahan iklim. Para ilmuwan bahkan memperkirakan dengan perubahan iklim yang tak terkendali, manusia akan punah hanya dalam waktu 100 tahun.
Frank Fenner, ahli mikrobiologi Universitas Nasional Australia (ANU) – yang membantu melenyapkan penyakit cacar — mengatakan pada The Australia bahwa ia percaya kelebihan penduduk, perusakan lingkungan dan terutama perubahan iklim akan ‘mengunci’ nasib manusia.
Para ilmuwan mendorong manusia untuk bertindak mengurangi dampak perubahan iklim.
Menurut ahli geokimia dan ilmuwan iklim dari Columbia University Lamont-Doherty Earth Observatory, New York mengatakan solusi teknologi perubahan iklim sudah ada. Tapi Broecker skeptis pemerintah atau industri akan berusaha memperlambat naiknya kandungan karbon dioksida (CO2) ke atmosfer.
“Kenaikan CO2 tidak akan membunuh banyak orang.”Tapi itu akan mengubah ekologi planet ini, mencairkan gunung es, mengasamkan lautan, mengubah ketersediaan air dan hasil budidaya pangan.” (umi)
Bangsa yang Berbudaya 'Ngaret'

Bangsa kita adalah bangsa yang berbudaya. Ya. Budaya kesenian tradisional banyak sekali berasal dari berbagai suku di negara kita. Tapi, ada sebuah budaya yang tidak berasal dari suku apa-apa, yang berasal dari diri kita sendiri yaitu: budaya terlambat, alias ngaret.
Mari dipikirkan lebih jauh lagi.
Apakah ngaret adalah suatu budaya yang bisa kita banggakan dan apa akibatnya jika kebiasaan ini dipelihara? Apakah budaya terlambat sebuah bangsa menentukan cepat/lambatnya kesuksesan sebuah bangsa? Apakah keterlembatan seseorang mempengaruhi cepat/lambatnya kesuksesan seseorang? Lalu apakah budaya ngaret ini berkaitan dengan bagaimana seseorang menghargai hidupnya? Apakah budaya ngaret ini juga berkaitan dengan bagaimana seseorang menghargai waktu orang lain? Dan apakah budaya ngaret ini berkaitan dengan bagaimana cara berpikir seseorang memandang dan menjalani seluruh aspek hidupnya?
Silahkan Anda pikirkan sendiri.
Istilah ‘ngaret’ tampak sudah menjadi bagian dari kehidupan kita sehari-hari. Namun kenyataannya hal tersebut tetap merugikan kita semua. Herannya masih ada saja di antara kita yang punya hobby ngaret. Dari berbagai level sosial, ekonomi dan pendidikan, ngaret sudah menjadi sebuah penyakit yang tampak disukai namun juga dibenci.
Apa sih yang menyebabkan seseorang itu terlambat alias ‘ngaret’?
- Rumah jauh dari lokasi yang dituju
- Macet
- Kendaraan rusak
- Kondisi darurat yang mendadak dari pihak keluarga/teman
- Sakit
- Antrian di POM bensin panjang dan lama
- Tugas yang mustinya sudah terpenuhi tapi belum selesai
- Ada perbaikan jalan
- Di tengah jalan ada yang tabrakan
- Ada pohon tumbang
- Begadang, bangun kesiangan
- Lupa pasang weker
- Ada pejabat lewat
- Hujan dan banjir
- Kendaraan umum yang ditumpangi mogok, rusak, jalannya lambat
- Janji sebelumnya terlambat jadi kita ikut terlambat
- …. silakan isi sendiri.
1. Mempunyai kemauan untuk mengetahui apa yang menyebabkan diri kita terlambat
Hey jangan-jangan selama ini memang kita cuek-cuek saja dan memang tidak ada kemauan untuk mengetahui apa yang menyebabkan diri kita terlambat. Kalau sudah tidak ada kesadaran dan kemauan untuk bisa memenuhi janji tepat waktu ya gak heran kalau kita memang gak punya kemauan untuk mengetahui apa yang membuat diri kita terlambat.
Tapi, jika diri kita memang ada kemauan untuk tepat waktu, dan ada kemauan untuk mengetahui apa yang menyebabkan diri kita terlambat atau ngaret, kita bisa mulai melakukan tindakan, dengan evaluasi dan introspeksi.
2. Meningkatkan kesadaran tentang rentang waktu dan kemampuan mengatur waktu
Pernah ketemu orang yang bilang akan sampai di tempat Anda 5 menit lagi tapi baru sampai 20 menit kemudian? Atau pernahkah Anda janji ke sahabat Anda akan bertemu 5 menit lagi tapi ternyata baru bertemu 25 menit kemudian? Jangan-jangan, ternyata Anda memang tidak sadar bedanya 5 menit dan 25 menit! Atau jangan-jangan orang yang pernah janji ketemu Anda dalam waktu 5 menit, tidak bisa membedakan antara 5 menit dan 25 menit.
Kadang kita punya hobi menyangkal. Yang ada di kepala kita, kita BERHARAP bahwa hal tersebut bisa dilakukan dalam 5 menit. Harapan tersebut begitu besarnya hingga kita tidak merasakan yang kita sebut 5 menit itu ternyata 25 menit. Sounds familiar? Ini terjadi seringkali kepada siapapun.
Percobaan 1: Coba tanyakan kepada diri Anda, berapa lama Anda mandi di pagi hari. Catat di sebuah kertas. Misalnya 5 menit. Lalu saat Anda mau mandi lihat jam Anda, ingatlah jam berapa Anda mulai mandi. Lalu saat Anda selesai mandi, lihat jam Anda, dan hitung jarak waktu dari mulai saat Anda mulai mandi hingga selesai. Lihatlah kembali kertas yang tadi Anda tulis, apakah lama waktunya yang Anda perkirakan sama dengan lama waktu mandi yang Anda baru lakukan?
Mulai sekarang, latihlah kesadaran akan lamanya waktu seperti contoh di atas, dan kenalilah detail dari apa yang Anda kerjakan. Dengan SADAR akan berapa lamanya waktu berjalan, ini akan memperkuat kemampuan Anda untuk mengatur jadwal Anda. Manajemen waktu.
3. Meningkatkan pengetahuan tentang aktivitas yang dijalankan
Seringkali kita ternyata terlalu menyederhanakan proses kegiatan. Misalnya dari rumah ke kantor. Kita suka berpikir dari rumah masuk mobil lalu seperti naik mesin waktu tiba-tiba kita sudah ke kantor. Padahal sebetulnya ada urutannya secara kronologis
- Mempersiapkan barang yang akan dibawa ke kantor
- Sarapan
- Memakai sepatu
- Menuju garasi, memanaskan mobil
- Keluar pagar harus menutup pagar terlebih dahulu
- Di jalan harus beli bensin dulu
- Masuk pagar gedung kantor harus mencari parkir terlebih dahulu
- Dari parkiran harus jalan menuju lift
- Di depan lift harus menunggu dahulu
Begitu pula dengan semua aktivitas kita lainnya, pada semua perkerjaan kita, pada dasarnya semua terjadi dari rangkaian beberapa kegiatan . Semakin kita mengenal detail dari kegiatan yang diperlukan untuk menuju suatu titik kegiatan lainnya, semakin cerdas kita bisa mengatur waktu untuk tepat waktu memenuhi sebuah jadwal.
4. Mengerti skala prioritas
Keterampilan dalam menyusun prioritas kegiatan atau tugas-tugas kita sangat mempengaruhi seseorang dalam mengatur waktunya. Butuh pengertian dan kesadaran tentang seberapa besar pentingnya dan seperti apa situasi dari setiap tugas atau kegiatan kita, dalam mengetahui dalam urutan prioritas nomor berapa kita meletakan sebuah kegiatan atau tugas.
5. Mempunyai rencana alternatif atau cadangan
Mempunyai rencana alternatif atau cadangan bisa menyelamatkan diri kita dari keterlambatan. Misalnya kita ada jadwal meeting sementara waktu sudah mepet, namun di jalan kita berencana mengisi bensin. Saat mendekati POM bensin, ternyata antriannya panjang. Jalan alternatif yang bisa dilakukan adalah dengan mengisi bensin setelah meeting saat kembali ke kantor. Jadi kita tetap hadir meeting tepat waktu, namun tetap bisa memenuhi kebutuhan isi bensin kita setelahnya.
Hal ini adalah contoh sederhana. Point yang ingin disampaikan disini adalah kemampuan kita mengolah dan memproses berbagai solusi alternatif dalam menghadapi sebuah situasi, membuat kemampuan kita untuk mengatur waktu semakin kuat.
6. Kemampuan menghargai diri sendiri dan orang lain
Kembali lagi yang menjadi dasar yaitu kesadaran kita dalam menghargai diri sendiri. Bagaimana kita memperlakukan waktu berkaitan dengan bagaimana kita menyikapi diri sendiri. Demikian juga bagaimana kita menyikapi diri sendiri akan memberikan impact terhadap bagaimana kita menyikapi orang lain. Bagaimana kita menghargai waktu orang lain, jadi berkaitan dengan bagaimana kita menghargai waktu diri kita. Kita tentu tidak suka jika seseorang ngaret dengan janjinya terhadap kita, demikian juga orang lain tidak suka jika kita ngaret saat berjanji dengan kita. Pengertian bahwa jika satu hal terlambat bisa berkelanjutan kepada keterlambatan-keterlambatan lainnya, itu berlaku pada diri kita maupun kepada orang lain.
Kemampuan kita untuk mengerti tentang kehidupan berkaitan erat dengan konsep kita memandang waktu. Kemampuan bangsa kita untuk maju, berkaitan dengan konsep masyarakat dalam memberlakukan waktu.
Keterlambatan mencegah terjadinya kesuksesan. Keterlambatan mencegah pertumbuhan. Keterlambatan bisa membuat kita kehilangan kesempatan untuk maju. Keterlambatan, bisa merugikan sejumlah investasi, kerja, dan tenaga yang sudah dikeluarkan untuk sebuah proyek atau sebuah tugas, sekecil apapun itu.
Waktu itu berharga. Seberapa berharga waktu bagi seseorang, bergantung dari bagaimana seseorang menghargai kehidupan.
Apakah kita sudah menjadi bangsa yang berbudaya menghargai waktu?
Bagaimana seseorang menyikapi waktu adalah bagaimana seseorang menyikapi dirinya dan hidupnya. Bagaimana masyarakat menyikapi waktu adalah bagaimana masyarakat menyikapi diri serta kehidupan masyarakat tersebut. Bagaimana sebuah bangsa menyikapi waktu adalah bagaimana bangsa tersebut menyikapi kehidupan dalam bangsa tersebut.
Minggu, 02 September 2012
Sejuta Nyamuk Bisa Kuras Darah Manusia
Tak ada yang lebih bikin kesal ketika tengah asyik terlelap selain denging nyamuk di telinga atau rasa gatal di kulit setelah mereka mengisap darah sekenanya.
Selain itu, jika masanya tiba, nyamuk mampu mengantar malapetaka ke tengah keluarga dengan penyakit yang dibawanya: demam berdarah, kaki gajah, malaria.
Meski tak kunjung usai mengganggu, tak ada salahnya kita melongok sedikit fakta menarik tentang serangga ini, seperti dinukil dari laman Discover Magazine.
1. Ada sekitar 2.500 jenis nyamuk tersebar di muka bumi. Sebagian besar darinya aktif pada waktu fajar dan senja, sementara sisanya di tengah hari.
2. Nyamuk tak pernah menggigit, tapi menyedot darah dari korbannya.
3. Butuh sekitar 1.200.000 nyamuk untuk mengisap darah seorang manusia dewasa hingga tandas.
4. Binatang ini dilengkapi sinyal yang mengirim rasa kenyang ketika mereka menyedot darah. Ketika para peneliti di laboratorium mematikan sinyal itu, nyamuk mengisap darah hingga perut mereka meledak.
5. Nyamuk jantan dikenal sebagai vegetarian yang sensitif. Adapun, yang mengisap darah kita adalah nyamuk-nyamuk betina.
6. Jutaan tahun lalu, ukuran nyamuk tiga kali lebih besar dari ukuran sekarang.
7. Embusan nafas adalah hal yang nyamuk lacak ketika ingin mengisap darah korbannya. Sembunyi, karena itu, bukan ide cemerlang.
8. Jutaan orang yang hidup hari-hari ini suatu saat akan mati karena penyakit yang disebar-luaskan oleh nyamuk.
9. Namun, tak ada satu pun yang akan mati karena AIDS. Orang yang terinfeksi HIV hanya memiliki sedikit sekali partikel virus pada aliran darahnya. Jika ada nyamuk yang mengisap darah orang itu, sistem pencernaan nyamuk akan segera mematikan virus tersebut.
Sumber :
viva.co.id
Selain itu, jika masanya tiba, nyamuk mampu mengantar malapetaka ke tengah keluarga dengan penyakit yang dibawanya: demam berdarah, kaki gajah, malaria.
Meski tak kunjung usai mengganggu, tak ada salahnya kita melongok sedikit fakta menarik tentang serangga ini, seperti dinukil dari laman Discover Magazine.
1. Ada sekitar 2.500 jenis nyamuk tersebar di muka bumi. Sebagian besar darinya aktif pada waktu fajar dan senja, sementara sisanya di tengah hari.
2. Nyamuk tak pernah menggigit, tapi menyedot darah dari korbannya.
3. Butuh sekitar 1.200.000 nyamuk untuk mengisap darah seorang manusia dewasa hingga tandas.
4. Binatang ini dilengkapi sinyal yang mengirim rasa kenyang ketika mereka menyedot darah. Ketika para peneliti di laboratorium mematikan sinyal itu, nyamuk mengisap darah hingga perut mereka meledak.
5. Nyamuk jantan dikenal sebagai vegetarian yang sensitif. Adapun, yang mengisap darah kita adalah nyamuk-nyamuk betina.
6. Jutaan tahun lalu, ukuran nyamuk tiga kali lebih besar dari ukuran sekarang.
7. Embusan nafas adalah hal yang nyamuk lacak ketika ingin mengisap darah korbannya. Sembunyi, karena itu, bukan ide cemerlang.
8. Jutaan orang yang hidup hari-hari ini suatu saat akan mati karena penyakit yang disebar-luaskan oleh nyamuk.
9. Namun, tak ada satu pun yang akan mati karena AIDS. Orang yang terinfeksi HIV hanya memiliki sedikit sekali partikel virus pada aliran darahnya. Jika ada nyamuk yang mengisap darah orang itu, sistem pencernaan nyamuk akan segera mematikan virus tersebut.
Sumber :
viva.co.id
Sering Mendengar Keluhan Bikin Otak Bodoh
Ada orang yang selalu mengeluh tentang segala hal, seolah hidupnya
selalu penuh masalah. Punya teman seperti ini? Wah, hati-hati. Menurut
Trevor Blake, penulis buku 'Three Simple Steps: A Map to Success in Business and Life',
ahli saraf telah belajar mengukur aktivitas otak ketika menghadapi
berbagai rangsangan, termasuk ketika menghadapi atau mendengar keluhan
dalam jangka waktu yang lama.
ehow.com
"Otak bekerja seperti otot, lebih dari yang kita duga. Jadi jika terlalu
lama mendengarkan hal-hal negatif dari seseorang, Anda lebih mungkin
untuk berperilaku seperti orang itu juga," kata Blake seperti dilansir
Inc.com.
Tak cuma berperilaku dan ikut memiliki pikiran negatif. Bahkan, terlalu banyak mendengar keluhan dapat membuat bodoh.
Tak cuma berperilaku dan ikut memiliki pikiran negatif. Bahkan, terlalu banyak mendengar keluhan dapat membuat bodoh.
"Biasanya, orang-orang yang mengeluh tidak ingin mendapat solusi. Mereka hanya ingin pendengarnya ikut mendukung sikap negatifnya terhadap hal yang dikeluhkan dan menyetujui pernyataannya. Dan jika pendengarnya mencoba untuk mengubah perilakunya, maka si pendengar akan menjadi target keluhan," kata Blake.
Jadi, bagaimana sebaiknya kita bersikap bila ada teman seperti itu? Untuk mengatasinya, Blake memberikan solusi, yaitu:
1. Menjaga jarak
Karena kebiasaan dan perilaku mengeluh sulit diubah, beri jarak kepada pengeluh layaknya seorang yang bukan perokok menjaga jarak dari perokok akibat paparan asapnya. Dengan demikian, keluhan yang dikeluarkan dapat diminimalisir.
2. Mintalah si pengeluh memperbaiki masalahnya sendiri
Terkadang menjaga jarak sulit diterapkan. Maka strategi kedua adalah membujuk si pengeluh untuk mengatasai sendiri masalahnya. Meskipun sebenarnya beberapa pengeluh sudah mencoba mencari solusi masalahnya, strategi ini dapat membuat si pengeluh berhenti mengeluh.
3. Membentengi diri
Ketika terjebak harus mendengarkan keluhan, gunakan teknik-teknik mental untuk memblokir keluhan. Analoginya seperti sedang berada dalam kericuhan, namun tidak menghiraukan berbagai gangguan yang datang. Bisa juga dengan membayangkan sesuatu hal yang lain yang lebih menyenangkan dan tidak menggubris keluhan yang datang.
20 Fakta Unik Antara Laki-Laki dan Perempuan
1. Rata-rata perempuan tidur lebih lama 1 jam pada saat malam dari pada laki-laki.
2. Bayi perempuan cenderung lebih cepat berjalan dan berbicara, bayi laki-laki 2 bulan lebih lambat berjalan dan berbicara.
3. Lebih banyak kehamilan dan kelahiran dengan komplikasi (gangguan) saat mengandung bayi laki-laki ketimbang bayi perempuan.
4. Rata-rata berat otak laki-laki lebih berat 1,4 kg daripada berat otak perempuan.
5. Pergantian kelamin lebih banyak dilakukan oleh laki-laki.
6. Perempuan kurang mampu menahan dingin disebabkan permukaan kulit yang lebih besar, sehingga lebih suka pada suhu ruang yang lebih hangat.
7. Laki-laki lebih suka bicara langsung sesuai tujuannya, sementara pembicaraan perempuan terputus-putus dengan keraguan dan perasaan. Disebabkan serabut penghubung antara belahan otak kanan (Intuisi) dan kiri (Logika) lebih sedikit pada perempuan. Sehingga ekspresi perasaan lebih mudah terjadi pada perempuan.
8. Perempuan lebih baik indra penciumannya disebabkan tingginya hormon estrogen yang diketahui sebagai aktivator reseptor penciuman.
9. Perempuan mempunyai 75 % lebih banyak kelenjar keringat/peluh, yang menghasilkan bau badan daripada laki-laki.
10. Kemampuan indra laki-laki untuk mengecap rasa masam, manis dan masin lebih rendah pada perempuan.
11. Lebih dari dua kali pada perempuan cenderung menyukai sesama jenis pada usia 45 tahun daripada laki-laki.
12. Pada saat usia tua perempuan mengalami kerontokan rambut, pada usia yang sama sebagian besar laki-laki mengalami kebotakan. Kebotakan disebabkan produksi berlebihan dari hormon androgen (hormon laki-laki).
13. Berpapasan dengan perempuan pada jalanan ramai, laki-laki cenderung menghadapkan tubuhnya menghadap perempuan yang dilewatinya. Perempuan cenderung membalikkan badan, sering secara tidak sadar menempatkan tangan di depan badannya untuk melindungi dada.
14. Kira-kira 48 % laki-laki mendengkur ketika tidur, hanya 22 % pada perempuan.
15. Laki-laki lebih banyak memilih merah, dan perempuan warna biru.
16. Perempuan rata-rata 153 detik berada di toilet, laki-laki 113 detik.
17. Satu berbanding empat, perempuan dibanding laki-laki yang berbicara gagap.
18. Penelitian di Amerika, perempuan menggunakan waktu hampir 2 kali lebih banyak untuk berbelanja dibanding laki-laki.
19. Perempuan secara umum yang lebih menentukan corak dan gaya pakaian yang dipakai.
20. Penelitian di England, anak laki-laki lebih mudah dibohongi/diperdaya daripada anak perempuan.
Sumber :
gangsadar.com
2. Bayi perempuan cenderung lebih cepat berjalan dan berbicara, bayi laki-laki 2 bulan lebih lambat berjalan dan berbicara.
3. Lebih banyak kehamilan dan kelahiran dengan komplikasi (gangguan) saat mengandung bayi laki-laki ketimbang bayi perempuan.
4. Rata-rata berat otak laki-laki lebih berat 1,4 kg daripada berat otak perempuan.
5. Pergantian kelamin lebih banyak dilakukan oleh laki-laki.
6. Perempuan kurang mampu menahan dingin disebabkan permukaan kulit yang lebih besar, sehingga lebih suka pada suhu ruang yang lebih hangat.
7. Laki-laki lebih suka bicara langsung sesuai tujuannya, sementara pembicaraan perempuan terputus-putus dengan keraguan dan perasaan. Disebabkan serabut penghubung antara belahan otak kanan (Intuisi) dan kiri (Logika) lebih sedikit pada perempuan. Sehingga ekspresi perasaan lebih mudah terjadi pada perempuan.
8. Perempuan lebih baik indra penciumannya disebabkan tingginya hormon estrogen yang diketahui sebagai aktivator reseptor penciuman.
9. Perempuan mempunyai 75 % lebih banyak kelenjar keringat/peluh, yang menghasilkan bau badan daripada laki-laki.
10. Kemampuan indra laki-laki untuk mengecap rasa masam, manis dan masin lebih rendah pada perempuan.
11. Lebih dari dua kali pada perempuan cenderung menyukai sesama jenis pada usia 45 tahun daripada laki-laki.
12. Pada saat usia tua perempuan mengalami kerontokan rambut, pada usia yang sama sebagian besar laki-laki mengalami kebotakan. Kebotakan disebabkan produksi berlebihan dari hormon androgen (hormon laki-laki).
13. Berpapasan dengan perempuan pada jalanan ramai, laki-laki cenderung menghadapkan tubuhnya menghadap perempuan yang dilewatinya. Perempuan cenderung membalikkan badan, sering secara tidak sadar menempatkan tangan di depan badannya untuk melindungi dada.
14. Kira-kira 48 % laki-laki mendengkur ketika tidur, hanya 22 % pada perempuan.
15. Laki-laki lebih banyak memilih merah, dan perempuan warna biru.
16. Perempuan rata-rata 153 detik berada di toilet, laki-laki 113 detik.
17. Satu berbanding empat, perempuan dibanding laki-laki yang berbicara gagap.
18. Penelitian di Amerika, perempuan menggunakan waktu hampir 2 kali lebih banyak untuk berbelanja dibanding laki-laki.
19. Perempuan secara umum yang lebih menentukan corak dan gaya pakaian yang dipakai.
20. Penelitian di England, anak laki-laki lebih mudah dibohongi/diperdaya daripada anak perempuan.
Sumber :
gangsadar.com
Alasan Kenapa Panjang Penggaris Seringnya 30 cm
Kalau kalian pernah melihat penggaris yang dipakai di sekolah dasar dan
menengah, kemungkinan besar penggaris itu panjangnya 30 cm. Tigapuluh
sentimeter itu lebih kurang sama dengan 12 inci atau 1 kaki (foot, ini
satuan panjang ala Kerajaan Inggris). Pernahkah terpikir dalam benak
kalian, alasan kenapa panjang penggaris lebish seringnya 30 cm?
Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 cm memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC).
30 cm lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.
Faktor 30 cm menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter.
Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.
Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.
Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah.
Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 cm, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter.
Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali.
Penggunaan ukuran 30 cm untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.

Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 cm memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC).
30 cm lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini.
Faktor 30 cm menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter.
Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.
Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.
Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah.
Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 cm, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter.
Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali.
Penggunaan ukuran 30 cm untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.
Asal Muasal Kenapa Jarum Jam Bergerak Kearah Kanan?
Bangsa-bangsa jaman dahulu punya cara yang berbeda-beda dalam pengenalan sistem waktu dengan perhitungan yang berbeda-beda.
Bangsa mesir menggunakan pergerakan matahari untuk melakukan perhitungan waktu. Mereka mendirikan sebuah tugu yang disebut obeliks.
Nah, ketika matahari bergerak maka bayangan dari obeliks tersebut juga akan bergerak, dari bayang-bayang itulah mereka mengukur waktu.
Matahari kan terbit dari timur, sedangkan Mesir berada di belahan dunia bagian utara maka ketika matahari bergerak bayangan dari tugu obeliks pun bergerak ke arah kanan.
Itulah alasan kuat mengapa akhirnya jarum jam dibuat bergerak dari kiri ke kanan, seandainya Mesir berada di belahan dunia bagian selatan mungkin kita akan melihat jarum jam bergerak ke arah kiri.

Bangsa mesir menggunakan pergerakan matahari untuk melakukan perhitungan waktu. Mereka mendirikan sebuah tugu yang disebut obeliks.
Nah, ketika matahari bergerak maka bayangan dari obeliks tersebut juga akan bergerak, dari bayang-bayang itulah mereka mengukur waktu.
Matahari kan terbit dari timur, sedangkan Mesir berada di belahan dunia bagian utara maka ketika matahari bergerak bayangan dari tugu obeliks pun bergerak ke arah kanan.
Itulah alasan kuat mengapa akhirnya jarum jam dibuat bergerak dari kiri ke kanan, seandainya Mesir berada di belahan dunia bagian selatan mungkin kita akan melihat jarum jam bergerak ke arah kiri.
Inilah 5 Hal yang Paling Disesali Sebelum Kematian
Kematian adalah akhir dari fase kehidupan yang akan dialami setiap
manusia. Namun bagaimana cara manusia menghadapi kematian adalah pilihan
setiap individu. Lalu apakah hal yang paling disesali manusia sebelum
menghadapi kematiannya?
Perawat asal Australia, Bronnie Ware, yang bekerja mendampingi dan memberi konseling kepada pasien kritis, mencoba mencatat apa saja yang paling disesali manusia sebelum menghadapi kematiannya. Berikut ini 5 hal yang paing disesali sebelum kematian yang berhasil ia rangkum:
Pernyataan itu adalah hal yang paling disesali oleh pasien, ketika manusia mencoba mengulang kembali ingatan tentang hidup yang telah dijalani sebelumnya.
Mereka baru menyadari bahwa kesehatan telah memberikan segalanya untuk dinikmati, tapi sedikit yang menyadarinya dan tidak hidup dengan baik. Pasien, baru menyadari itu ketika kesehatan tidak lagi dapat dimiliki.
Pernyataan ini banyak muncul dari mulut pasien laki-laki. Mereka sangat merindukan masa kecil dan pertemanan mereka. Sebagian pasien perempuan juga mengucapkan penyesalan ini, tapi tidak sebanyak pasien pria.
Pasalnya kebanyakan pasien perempuan bukan pencari nafkah. Pasien laki-laki kebanyakan menyesali hidup yang mereka habiskan dalam pekerjaan hanya untuk mencari eksistensi.
Banyak pasien yang merasa tidak dapat mengungkapkan apa yang dirasakannya demi menjaga perasaan orang lain. Sering pasien merasa tidak mampu menjadi diri mereka sendiri.
Mereka baru menyadari sebenarnya banyak penyakit yang bisa timbul akibat terlalu dalam merasakan penderitaan dan kepahitan tanpa bisa dikeluarkan.
Seringkali banyak pasien tidak menyadari manfaat berkumpul dan menghabiskan waktu seharian dengan teman-teman mereka adalah suatu hal yang paling berharga. Banyak pasien merasa mereka terjebak dalam aktivitas rutin bekerja, dan waktu mereka lewat begitu saja.
Banyak penyesalan mendalam yang diucapkan pasien kritis tentang persahabatan. Bahkan sebagian pasien merindukan teman-teman mereka ketika tengah sekarat.
Pernyataan terakhir adalah pernyataan yang cukup mengejutkan dari pasien. Ternyata banyak pasien sekarat yang tidak menyadari bahwa kebahagiaan adalah sebuah pilihan.
Mereka banyak yang terjebak dalam pola dan kebiasaan lama, bahwa mereka takut menunjukkan emosi mereka dengan berpura-pura di hadapan orang lain. Padahal jauh di dalam dirinya, mereka ingin melakukan suatu hal yang konyol dan tertawa lepas.

Perawat asal Australia, Bronnie Ware, yang bekerja mendampingi dan memberi konseling kepada pasien kritis, mencoba mencatat apa saja yang paling disesali manusia sebelum menghadapi kematiannya. Berikut ini 5 hal yang paing disesali sebelum kematian yang berhasil ia rangkum:
1. Saya berharap bisa mewujudkan kehidupan yang paling saya inginkan, bukan hidup atas keinginan orang lain terhadap saya.
Pernyataan itu adalah hal yang paling disesali oleh pasien, ketika manusia mencoba mengulang kembali ingatan tentang hidup yang telah dijalani sebelumnya.
Mereka baru menyadari bahwa kesehatan telah memberikan segalanya untuk dinikmati, tapi sedikit yang menyadarinya dan tidak hidup dengan baik. Pasien, baru menyadari itu ketika kesehatan tidak lagi dapat dimiliki.
2. Saya berharap bekerja lebih keras.
Pernyataan ini banyak muncul dari mulut pasien laki-laki. Mereka sangat merindukan masa kecil dan pertemanan mereka. Sebagian pasien perempuan juga mengucapkan penyesalan ini, tapi tidak sebanyak pasien pria.
Pasalnya kebanyakan pasien perempuan bukan pencari nafkah. Pasien laki-laki kebanyakan menyesali hidup yang mereka habiskan dalam pekerjaan hanya untuk mencari eksistensi.
3. Saya berharap dapat menyatakan perasaan saya lebih terbuka.
Banyak pasien yang merasa tidak dapat mengungkapkan apa yang dirasakannya demi menjaga perasaan orang lain. Sering pasien merasa tidak mampu menjadi diri mereka sendiri.
Mereka baru menyadari sebenarnya banyak penyakit yang bisa timbul akibat terlalu dalam merasakan penderitaan dan kepahitan tanpa bisa dikeluarkan.
4. Saya berharap dapat terus menjalin hubungan baik dengan teman.
Seringkali banyak pasien tidak menyadari manfaat berkumpul dan menghabiskan waktu seharian dengan teman-teman mereka adalah suatu hal yang paling berharga. Banyak pasien merasa mereka terjebak dalam aktivitas rutin bekerja, dan waktu mereka lewat begitu saja.
Banyak penyesalan mendalam yang diucapkan pasien kritis tentang persahabatan. Bahkan sebagian pasien merindukan teman-teman mereka ketika tengah sekarat.
5. Saya berharap bisa membuat hidup saya lebih bahagia.
Pernyataan terakhir adalah pernyataan yang cukup mengejutkan dari pasien. Ternyata banyak pasien sekarat yang tidak menyadari bahwa kebahagiaan adalah sebuah pilihan.
Mereka banyak yang terjebak dalam pola dan kebiasaan lama, bahwa mereka takut menunjukkan emosi mereka dengan berpura-pura di hadapan orang lain. Padahal jauh di dalam dirinya, mereka ingin melakukan suatu hal yang konyol dan tertawa lepas.
Jarang Gosok Gigi Bikin Orang Cepat Pikun
Dampak yang langsung dirasakan ketika orang malas gosok gigi mungkin
hanya bau mulut, infeksi dan rasa nyeri. Namun dampak jangka panjang
jauh lebih mengerikan sebab ternyata juga bisa mempengaruhi fungsi otak
jadi lebih cepat pikun.
Sebuah penelitian di University of California menunjukkan bahwa kebiasaan gosok gigi berhubungan dengan risiko pikun di usia lanjut. Orang yang tidak setiap hari gosok gigi, risikonya 65 persen lebih tinggi untuk pikun dibanding kalau gosok gigi 3 kali sehari.
"Sangat dimungkinkan bahwa kebiasaan dalam menjaga kesehatan mulut mempengaruhi apakah kelak akan pikun atau tidak," kata Annlia Paganini-Hill, ilmuwan yang memimpin penelitian tersebut, seperti dikutip dari Indiavision.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Geriatrics Society tersebut melibatkan sedikitnya 5.500 warga sebuah komunitas pensiunan di California. Para partisipan diamati dalam rentang waktu antara tahun 1992 hingga tahun 2010.
Selama kurang lebih 18 tahun kemudian, 1.145 orang mengalami gejala yang menunjukkan ciri-ciri demensia atau pikun. Dari 78 partisipan yang gosok gigi kurang dari sekali sehari di tahun 1992, 21 orang di antaranya terdiagnosis pikun pada tahun 2010.
Angka tersebut menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 4 partisipan yang jarang gosok gigi akan mengalami pikun. Sebagai pembanding, partisipan yang menggosok gigi minimal 1 kali sehari hanya memiliki risiko pikun dengan perbandingan 1 berbanding 5 orang.
Sayangnya penelitian ini tidak membuktikan bahwa pembusukan gigi akibat jarang gosok gigi merupakan penyebab pikun. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apa penyebab pikun yang sesungguhnya pada orang-orang yang malas gosok gigi.

Foto: Thinkstock
Sebuah penelitian di University of California menunjukkan bahwa kebiasaan gosok gigi berhubungan dengan risiko pikun di usia lanjut. Orang yang tidak setiap hari gosok gigi, risikonya 65 persen lebih tinggi untuk pikun dibanding kalau gosok gigi 3 kali sehari.
"Sangat dimungkinkan bahwa kebiasaan dalam menjaga kesehatan mulut mempengaruhi apakah kelak akan pikun atau tidak," kata Annlia Paganini-Hill, ilmuwan yang memimpin penelitian tersebut, seperti dikutip dari Indiavision.
Penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of the American Geriatrics Society tersebut melibatkan sedikitnya 5.500 warga sebuah komunitas pensiunan di California. Para partisipan diamati dalam rentang waktu antara tahun 1992 hingga tahun 2010.
Selama kurang lebih 18 tahun kemudian, 1.145 orang mengalami gejala yang menunjukkan ciri-ciri demensia atau pikun. Dari 78 partisipan yang gosok gigi kurang dari sekali sehari di tahun 1992, 21 orang di antaranya terdiagnosis pikun pada tahun 2010.
Angka tersebut menunjukkan bahwa sekitar 1 dari 4 partisipan yang jarang gosok gigi akan mengalami pikun. Sebagai pembanding, partisipan yang menggosok gigi minimal 1 kali sehari hanya memiliki risiko pikun dengan perbandingan 1 berbanding 5 orang.
Sayangnya penelitian ini tidak membuktikan bahwa pembusukan gigi akibat jarang gosok gigi merupakan penyebab pikun. Masih dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk memastikan apa penyebab pikun yang sesungguhnya pada orang-orang yang malas gosok gigi.
X RPL 2 SMKN 1 Karawang..
sebelumnya gue nggak pernah nyangka kalo gue bakal masuk kelas ini dan ketemu anak-anak yang kayak gini :D tapi jujur, gue sayang banget sama kalian guys.. dan kalo kata kaka kelas, kita bakal jadi temen sekals seama 3 tahun loh :O so, jangan sampe ada perpecahan diantara kita yaa :)
ini adalah foto waktu pesantren kilat tahun 2012 :)
dan ini adalah foto pertama kali kelas gue masuk bengkel RPL ( belom punya werpak pula :D )
ini adalah kelas pertama gue ( dilantai 2 ) tapi nggak lama kelas gue pindah -_-
nah, ini kelas kedua gue kawan..
dan ini foto gue dan temen-temen gue begitu kita udah punya werpak..
inilah wajah-wajah temen baru gue di kelas X RPL 2 SMKN 1 Karawang..
Sekolah Aku Yang Baru
SMK Negeri 1 Karawang (STM Negeri 1 Karawang) didirikan pada tanggal 08 Agustus 1965 berdasarkan SK. Pendirian No. 92/DIRPT/BI/65 yang ditandatangani oleh Menteri Pendidikan Nasional.
Kepala Sekolah dan Periode Jabatannya :
Peristiwa Penting :
SMK Negeri 1 Karawang menjadi salah satu SMK Rintisan
Sekolah Bertaraf Internasional (RSBI) Indonesia Vocational Education
Strengthening (INVEST) dengan dasar Surat Keputusan Direktur Jenderal
Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah Departemen Pendidikan Nasional
Nomor : 10/C/KEP/MN/2009 tentang Penetapan 90 (Sembilan Puluh) SMK
sebagai Target dan Sasaran Pengembangan SMK-SBI Melalui Proyek Indonesia
Vocational Education Strengthening (INVEST).
Kepala Sekolah dan Periode Jabatannya :
| Kepala Sekolah | Periode Jabatan | |
| 1. Daslam Karma Nanjaya | : | 1965-1966 |
| 2. Rusdi Muhadi, B.Sc. | : | 1966-1970 |
| 3. R. Jojo Tarjo, BE | : | 1970-1986 |
| 4. H. Yusuf Usman | : | 1986-1992 |
| 5. Drs. H. Eno Rachlan W. | : | 1992-1998 |
| 6. Dedi Indrayana, S.Pd. | : | 1998-2001 |
| 7. Drs. Bambang Herdiana | : | 2001-2005 |
| 8. Drs. H. Endang Supriatna, MM | : | 2005-2011 |
| 9. Drs. H. Shihabudin, Sp.1 | : | 2011 - Sekarang |
Peristiwa Penting :
- 1989 : Peresmian Gedung oleh Mendiknas
- 1996 : Kerjasama dengan GTZ
- 2009 : Berstatus RSBI ADB Invest
![]() |
| RSBI SMK Negeri 1 Karawang |
Langganan:
Postingan (Atom)






